Permainan Tradisional Ma’boy dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Pada Anak Usia Dini

Authors

  • Dewi Multasam Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Wahira Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Andi Asrifan Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Herlina Universitas Negeri Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59653/jimat.v4i01.2188

Keywords:

Traditional Games, Gross Motoric Skills, Early Childhood

Abstract

The decline in gross motor skills in early childhood due to the dominance of digital activities and the lack of traditional physical games is a major concern in Indonesian Early Childhood Education (PAUD). This study aims to describe the implementation of traditional Ma'boy game activities in early childhood and to determine the description of gross motor skills of early childhood after being given traditional Ma'boy game activities. Ma'boy is a Bugis-Makassar team game that involves throwing a ball into a pile of used milk cans, running to avoid the opponent's throw, and rearranging the can tower. The study used a quantitative approach with a one-group pre-test post-test design on 30 children aged 4-6 years. Implementation data were collected through a Likert observation sheet (1-5), while gross motor skills were measured with the Test of Gross Motor Development-2 (TGMD-2). Data analysis used descriptive statistics and paired t-test (SPSS 26, α=0.05). The results showed excellent implementation of Ma'boy (mean = 4.72, SD = 0.45), with consistently optimal aspects of equipment preparation/hompimpa (4.80), throwing/running (4.70), and ball arrangement/dodging (4.65). Gross motor skills improved significantly from a pre-test mean of 21.80 (moderate category) to a post-test mean of 33.15 (high category), with an increase of Δ = 11.35 points (t = 14.85, p < 0.001, Cohen's d = 3.12). The ball throwing (Δ = 2.40) and running (Δ = 1.80) subtests showed the highest progress, consistent with the game dynamics. The conclusions confirm that Ma'boy is excellent and effective in improving gross motor skills in early childhood. The implications of this study recommend the integration of Ma'boy into the national Early Childhood Education (PAUD) curriculum as a local cultural intervention to address motor deficits caused by a sedentary lifestyle, with recommendations for larger-scale replication of the study using a control group design.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustina, E. A., Agatha, S. N. S., & Widiyaningrum, N. (2022). Mengembangkan Motorik Kasar Aud Dengan Bermain Permainan Tradisional. AT-THUFULY: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 92–97.

Aisyah, A. (2020). Permainan Tradisional Boy-boyan Berpengaruh pada Perkembangan Sosial Anak Usia Dini. Wahana, 72(2), 131–134.

Almira, Serina., Rusmayadi., & Herlina. (2023). Pengaruh Kegiatan Finger Painting Menggunakan Bahan Alam Terhadap Kreativitas Anak Di RA Arifah Pangkabinaga Gowa. Jurnal Citra Pendidikan (JCP), 2, 522–527.

Andrade, C. (2021). A Student’s Guide to the Classification and Operationalization of Variables in the Conceptualization and Design of a Clinical Study: Part 1. Indian Journal of Psychological Medicine.

Aprilianti, L., & Setyowati, S. (2023). Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Bermain Lempar Bola Kreweng di TK Negeri Pembina 1 Mojosari. Journal on Education, 6(1), 5743–5759.

Arifiyanti, N., Fitriana, R., Kusmiyati, R., Sari, N. K., & Usriyah, S. (2019). Motorik Kasar Anak Usia Dini. Al Athfal: Jurnal Kajian Perkembangan Anak Dan Manajemen Pendidikan Usia Dini, 2(1), 36–44.

Basir, S. N., Salsabila, P. M., Husnah, N. A., Karimah, D. A., & Hasan, M. R. (2025). Media Pembelajaran Petak Literasi untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Pelosok. Jurnal GEMBIRA: Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(01), 234-245.

Casteel, A., & Bridier, N. L. (2021). Describing Populations and Samples in Doctoral Student Research. International Journal of Doctoral Studies, 16, 339–362.

Decaprio, R. (2017). Panduan Pengembangan Kecerdasan Motorik Siswa. Yogyakarta: DiVa Press.

Fayrus, A., & Slamet, S. (2022). Statistik parametrik untuk penelitian pendidikan. Yogyakarta: Deepublish.

Fitri, A. (2019). Kegiatan pengembangan motorik kasar. Pedagogi: Jurnal Anak Usia Dini Dan Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 13–24.

Hakiki, N., & Khotimah, K. (2020). Penggunaan Permainan Edukatif Tradisional dalam Mengembangkan Motorik Kasar Anak Usia Dini. PRESCHOOL: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1 (1), 22-31.

Hananto, B., & Melini, E. (2024). Mengukur Tingkat Pemahaman Pelatihan Desain Karakter dengan Quasi-Experiment One Group Pretest-Posttest. Titik Imaji, 6(2), 1–10.

Hasmawaty., & Bachtiar, M. Y. (2022). Pendidikan Dan Pengasuhan Anak Usia Dini. Depok: PT Raja Grasindo Persada.

Ika, R. N. (2020). Peningkatan Keterampilan Motorik Kasar Melalui Permainan Boy-Boyan Pada Anak Kelompok B Tk Putra Harapan. Pendidikan Guru PAUD S-1, 9(4), 368–376.

Ilyas, S. N., Amal, A., Asti, A. S.W., & Hajerah. (2021). Pengembangan Media Busy Book pada Guru PAUD di Kecamatan Pattalassang Kabupaten Takalar. Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat, 1(1), 11–16.

Ilyas, S. N., Kurnia, R., Dzulfadhilah, F., & Lismayani, A. (2023). The Influence of Ecoprint Batik Iron Blanket Technique on Increasing Early Childhood Creativity.

Kasiran, K. (2018). Metodologi penelitian kuantitatif-kualitatif. Banda Aceh: Ar- Raniry Press.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Panduan laporan hasil belajar di satuan pendidikan anak usia dini. Sistem Informasi Kurikulum Nasional.

Kusumawati, N. C., Muhsinin, M., & Masruroh, U. (2021). Permainan Tradisional Boy Boyan (Lempar Kereweng) Membentuk Karakter Keberanian Anak. Proceeding: Nasional Seminar for Research Community Development, 5(1). 17–28.

Li, S., Song, Y., Cai, Z., & Zhang, Q. (2022). Are active video games useful in the development of gross motor skills among non-typically developing children? A meta-analysis. BMC Sports Science, Medicine and Rehabilitation, 14(1). 140.

Luthfillah, N., & Rachman, B. (2022). Pentingnya penanaman nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme pada anak usia dini. Journal of Education Research, 3(1), 35–41.

Manikaros, N., & Avgerinos, E. (2023). Cluster sampling MUSA methodology for user satisfaction analysis of an educational distance-learning platform. Elementary Mathematics and Science Teaching Education

Mantasiah, M., Bachtiar, M. Y., & Herman. (2018). Meningkatkan Multiple Intelligences Anak Melalui Permainan Tradisional Bugis-Makassar. In Seminar Nasional Lp2m Unm (Vol. 2, No. 1).

Mardiana, M., & Ilyas, S. N. (2021). Pengaruh Kegiatan Bermain Kreasi Mozaik dengan Wallpaper terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun. Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(2), 53–61.

Mohammad, I., Purwaningsih, I. R., & Sumarno, A. (2022). Penerapan permainan tradisional boy-boyan untuk meningkatkan minat belajar pendidikan jasmani pada siswa SMP Negeri 2 Majalaya Karawang. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(24), 355-364.

Mulyani, Y., Indrawati, T., & Hanifah, I. R. (2024). Upaya Guru Dalam Meningkatkan Keterampilan Gerak Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Tradisional Boy-Boyan Pada Siswa Ra Al Huda Samoja Kelompok B Tahun Ajaran 2022/2023 Kec Sumedang Selatan. Prosina Ppg: Prosiding Nasional Pendidikan Profesi Guru, 1, 127–138.

NUR, U., & DINI, P. I. A. U. (2022). Bentuk Kemampuan Kerjasama Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Permainan Boy-Boyan Di Kelurahan Pallantikang Kecamatan Bantaeng.

Nurdin, S. (2018). Pengembangan Keterampilan Sosial Berbasis Permainan Tradisional Anak Usia Dini. UNM. Makassar. Tidak Terbit.

Putri, A. D., Ahman, A., Hilmia, R. S., Almaliyah, S., & Permana, S. P. (2023). Pengaplikasian Uji-T dalam Penelitian Eksperimen. Lebesgue Journal/ Universitas Pendidikan Indonesia. (PDF).

Ramadan, A. N., & Hasibuan, R. (2018). Pengaruh Permainan Boy-boyan Terhadap Kemampuan Fisik Motorik Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal PAUD Teratai, 7(2), 1–8.

Retnaningsih, L. E. (2017). Pengaruh Metode Eksperimen Terhadap Kemampuan Sains Anak Kelompok B Tk Tunas Harapan 1 Tunggunjagir Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan. JCE (Journal of Childhood Education), 1(1).

Saefullah, R., Pirdaus, D. I., & Ismail, M. I. A.-B. (2024). Exploring the Impact of Traditional Games on Children’s Motor Skills Development: A Literature Review. International Journal of Ethno-Sciences and Education Research, 4(2), 39–42.

Santi, S., & Bachtiar, M. Y. (2020). Peningkatan kemampuan berhitung anak melalui permainan tradisional congklak di taman kanak-kanak Yustikarini Kabupaten Bantaeng. Tematik, 6(1), 21–26.

Saputra, W. M., Nurhasanah, N., Rachmayani, I, & Astini, B. N. (2023). Pengembangan Permainan Tradisional Boy-Boyan Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Kelompok B di TK Rinjani Unram Tahun 2023. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(4), 2078–2092.

Sidiq, N. J. (2024). The Influence of Tradisional Games Ma’danda and Ma’boy on Gross Motor Skills of Early Childhood Children in TK ABA Boronguntia and TK Julukanaya in Bajeng District. EduLine: Journal of Education and Learning Innovation, 4(4), 565-572.

Sudirman, dkk. (2023). Statistika Pendidikan. Bandung: CV. Media Sains Indonesia.

Sulistyo, I. T., Pudyaningtyas, A., & Sholeha, V. (2021). Profil Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun. Kumara Cendekia, 9(3), 156–161.

Sumiyati, S. (2018). Metode pengembangan motorik kasar anak usia dini. AWLADY: Jurnal Pendidikan Anak, 4(1), 78–97.

Sun, S., & Chen, C. (2024). The Effect of Sports Game Intervention on Children’s Fundamental Motor Skills: A Systematic Review and Meta-Analysis. Children, 11(2), 254.

Sutapa, P., Pratama, K. W., Rosly, M. M., Ali, S. K. S., & Karakauki, M. (2021). Improving motor skills in early childhood through goal-oriented play activity. Children, 8(11), 994.

Talango, S. R. (2020). Konsep perkembangan anak usia dini. Early Childhood Islamic Education Journal, 1(01), 93–107.

Tan, J. S. Y., Nonis, K., & Chan, L. Y. (2020). The effect of traditional games and free play on motor skills of preschool children. International Journal of Childhood, Counselling and Special Education, 1(2), 204–223.

Wea, Y. M., Fono, Y. M., & Wani, B. (2021). Kegiatan Pengembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun di Kober Peupado. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 9300–9307.

Willie, A. (2024). Population and Target Population in Research Methodology. ResearchGate.

Yuningsih, T. I., Muslihin, H. Y., & Mulyadi, S. (2021). Boy-Boyan dan perkembangan anak usia dini. Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO, 4(2), 96–101.

Zulaeni, S. (2019). Analisis Nilai Karakter Disiplin Melalui Permainan Tradisional Boin-Boin di TK Kartini Dempet Kelas A Tahun Ajaran 2018/2019. PAUDIA: Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2).

Zuliyanti, & Sukma Adi Galuh A. (2021). Permainan Tradisional untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosi. Semarang: LPPM UNNES.

Downloads

Published

2026-02-04

How to Cite

Multasam, D., Wahira, W., Asrifan, A., & Herlina, H. (2026). Permainan Tradisional Ma’boy dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Pada Anak Usia Dini. Jurnal Riset Multidisiplin Dan Inovasi Teknologi, 4(01), 80–101. https://doi.org/10.59653/jimat.v4i01.2188